TIMES DEPOK, PACITAN – Setiap Jumat pagi, SMPN 5 Pacitan Satu Atap memulai aktivitas sekolah dengan shalat Dhuha berjamaah dan literasi Al-Quran.
Program pembiasaan ini digelar sebelum bel masuk berbunyi sebagai bagian dari penguatan karakter dan spiritualitas siswa.
Kepala SMPN 5 Pacitan Satu Atap, Arif Triatmoko, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan pembentukan nilai-nilai keimanan.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya menekankan aspek kognitif.
“Kami ingin siswa tumbuh sebagai generasi yang cerdas sekaligus memiliki pondasi spiritual yang kuat. Jumat pagi ini menjadi ruang menata batin sebelum belajar,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat Dhuha berjamaah, dilanjutkan membaca Al-Quran secara terstruktur. Seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan langsung dari guru Pendidikan Agama Islam.
Guru PAI SMPN 5 Pacitan Satu Atap, Nike Valentina, menjelaskan bahwa literasi Al-Quran tidak sekadar menargetkan kelancaran membaca, tetapi juga membangun kedekatan siswa dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
“Kuncinya ada pada konsistensi. Jika dibiasakan, nilai kebaikan akan terbawa dalam sikap siswa, baik di sekolah maupun di rumah,” katanya.
Melalui kolaborasi kebijakan sekolah dan pendampingan guru, SMPN 5 Pacitan Satu Atap berharap pembiasaan ini mampu melahirkan lulusan yang berakhlak baik serta siap menghadapi tantangan zaman dengan dasar iman yang kokoh. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Jumat Pagi di SMPN 5 Pacitan Dimulai dengan Shalat Dhuha dan Literasi Al-Quran
| Pewarta | : Yusuf Arifai |
| Editor | : Ronny Wicaksono |