Gen Z Kurangi Minuman Beralkohol, Bikin Pusing Industri Miras Global
Ilustrasi : Riset terbaru menunjukkan bahwa Gen Z lebih sedikit mengonsumsi minuman beralkohol dibanding generasi sebelumnya. (FOTO: drinkclean.com).

Gen Z Kurangi Minuman Beralkohol, Bikin Pusing Industri Miras Global

Konsumsi alkohol Gen Z tercatat lebih rendah dibanding generasi sebelumnya, memicu perlambatan industri minuman global dan mendorong pertumbuhan produk rendah serta tanpa alkohol.

TIMES Depok,Senin 23 Februari 2026, 07:00 WIB
1.3K
M
Mutakim

JAKARTAAda pergeseran yang tak lagi bisa diabaikan dalam pola konsumsi generasi muda dunia. Gen Z kini tercatat memiliki kecenderungan konsumsi minuman beralkohol lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.

Dampaknya, sejumlah perusahaan minuman beralkohol global mulai merasakan perlambatan permintaan di pasar utama.

Fenomena ini bukan sekadar perubahan gaya hidup sesaat. Laporan industri dan kinerja korporasi menunjukkan adanya tekanan terhadap volume penjualan di beberapa negara Barat dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan Perusahaan: Pasar Lebih Menantang

Perusahaan minuman keras asal Prancis, Pernod Ricard, dalam laporan keuangan tahunannya (2023/2024) mengakui adanya kondisi pasar yang lebih menantang di sejumlah wilayah strategis, termasuk Amerika Serikat dan Tiongkok.

Manajemen perusahaan menyebut pelemahan permintaan sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kinerja.

Di Amerika Serikat, Brown-Forman juga menyampaikan tekanan terhadap volume penjualan dalam laporan kuartalannya di tahun 2024. Perusahaan menyebut kombinasi faktor ekonomi global dan perubahan preferensi konsumen turut memengaruhi capaian pendapatan.

Sementara itu, produsen bir terbesar dunia, Anheuser-Busch InBev, dalam presentasi bisnisnya menargetkan peningkatan kontribusi produk rendah dan tanpa alkohol.

Strategi ini dimasukkan dalam rencana jangka panjang perusahaan sebagai respons atas perubahan tren konsumsi.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa industri mulai membaca ulang arah selera generasi muda.

Riset Internasional: Generasi Z Lebih Moderat

Laporan dari IWSR menunjukkan bahwa pasar minuman tanpa alkohol kini bernilai lebih dari USD 13 miliar dan terus tumbuh, dengan minuman tanpa alkohol meningkat sekitar 5% pada 2023 dan diperkirakan tumbuh lebih lanjut hingga 2027.

Pertumbuhan ini didominasi oleh minuman tanpa alkohol yang memperlihatkan tren preferensi konsumen, terutama di kalangan generasi muda.

Sementara itu, data lain memperlihatkan bahwa konsumsi bir tanpa alkohol naik sekitar 9% pada 2024, di tengah turunnya volume bir beralkohol secara keseluruhan.

Studi akademik di Australia, Inggris, dan Amerika Utara juga mencatat bahwa Generasi Z cenderung menunda konsumsi alkohol hingga usia lebih matang, memiliki frekuensi minum lebih rendah, bahkan memilih untuk tidak mengonsumsi sama sekali.

Organisasi kesehatan seperti World Health Organization (WHO) sendiri selama ini secara konsisten mendorong pengurangan konsumsi alkohol sebagai bagian dari agenda kesehatan publik global. Kampanye tersebut turut memperkuat kesadaran di kalangan generasi muda.

Indonesia: Konsumsi Relatif Rendah

Di Indonesia, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) terakhir menunjukkan tingkat konsumsi alkohol per kapita tergolong rendah dibanding banyak negara Barat, dengan tren yang relatif stabil dan cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Faktor budaya, norma sosial, serta regulasi distribusi dinilai berperan besar dalam membentuk perilaku konsumsi masyarakat, termasuk generasi muda.

Bukan Sekadar Siklus

Analis menilai perlambatan ini tidak hanya disebabkan faktor ekonomi jangka pendek seperti inflasi atau daya beli. Perubahan preferensi Gen Z dinilai sebagai faktor struktural yang berpotensi membentuk ulang arah industri dalam jangka panjang.

Jika generasi muda terus memilih pola konsumsi yang lebih moderat dan sehat, industri minuman global kemungkinan akan semakin agresif mengembangkan produk alternatif.

Perubahan mungkin tidak terjadi dalam semalam. Namun satu hal mulai terlihat jelas, bahwa bagi Gen Z, alkohol bukan lagi pusat dari gaya hidup sosial mereka. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Mutakim
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Depok, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.